[cekguharakie]-Catatan Cekgu- Menjadi penyair
bukanlah tujuan dari hidup Sang Harakie,
tapi ia ada dalam syair-syair yang
menghidupkan. Menjadi penyemangat ketika jiwa mulai melambat dihantam kehidupan
yang mulai mematikan. Kata-kata itu sering mengispirasi menjadi menjadi bongkahan-bongkahan energi yang mempuat
jiwa ini menjadi kembali kuat bertahan. Kata-kata itu mampu menghidupkan
semangat yang hampir tak bernyawa.
Dalam
semangat itu mencoba mencari entitas agar semakin membara, mengapi dan menganak
sungai, dan kini ia ada dalam semangat
sang penyair se asia tenggara, bagian kecil dari orang-orang besar. Mencoba
menghidupkan nilai dari sebuah karya meskipun dengan semangat apa adanya dan
kadang kadang tak bisa dianggap sepicing mata.
baca juga :Antologi 1000 Puisi Asean
Antologi puisi 1000 Guru Se ASEAN hadir dalam rangka memeriahkan Hari Puisi Indonesia 2018,
gerakan 1000 guru Asean menulis puisi digagas Asrizal Nur Pemiliki Rumah Puisi
ASNUR bersama Tim Kurator telah resmi
diluncurkan di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur
(24/09/18) pukul 21.30 WIB. Bak oase menyapa sang pengabdi bangsa, tidak hanya melahirkan 1000 puisi tetapi
mencatatkan Rekor MURI
Dan Fitrie Harakie ada didalam 1000 penyair
tersebut. Bangga menjadi kecil diantara orang-orang besar, menuntut kita untuk
terus belajar dan berkarya.
“ hari ini adalah mata jiwa bicara
menusukkan pijar-pijar cahaya
bukan memburam lalu mati tanpa pesan
Ini adalah cara kita bertahan
kata-kata itu
mampu biuskan kedangkalan penyangkal tuhan
bukan aku katakan, tapi ini pesan dari Tuhan “
Sang Harakie, Cekgu Harakie, 26 Oktober 2018
#puisiharakie #cekguharakie
Labels:
KARYA CEKGU
Thanks for reading Fitrie Harakie, Bagian Kecil dari Antologi Puisi 1000 Guru ASEAN . Please share...!



0 Comment for "Fitrie Harakie, Bagian Kecil dari Antologi Puisi 1000 Guru ASEAN "
Mantaap