ada kalanya kita bertemu dalam mimpi yang belum tersapu
ada kalanya kita menyapu dalam mimpi yang
mulai berdebu
berdebu dalam hidup yang mulai terpotong
sepotong hidup adalah perjalanan
maka nikmatilah seperti makanan
meski kadang ada batu kecil yang menahan
saat gigitan gigi menghantuk makanan
bukan bukan itu yang ingin kita tuliskan
tapi sebuah gelombang besar yang menyeret
alam sadar menjadi tertidur
mengigau
menceracau
berteriak...!!!
meski tanpa suara
enyaaaaaah !!!
itu yang keluar dari lidah kelu kita
terkadang dalam setiap hantaman
kita dipaksa untuk terima kenyataan
bahwa ia bukan dipaksakan
namun sekedar pertimbangan
mari kita tuliskan lagi
bahwa kita bukan siapa
meski takdir berkata apa
namun kita masih punya do'a
mari kita tuliskan lagi
Meja Petarung, 26 Desember 2013, pkl.
22.00
Labels:
PUISI
Thanks for reading Mari Kita Tuliskan Lagi. Please share...!

0 Comment for "Mari Kita Tuliskan Lagi"
Mantaap