Karya : Fitrie Harakie_فِتْرِي حَرَكِي
Rindu takut yang terbebas takdir
Menghadap kemuara saat berpisah raga
Tak jemu menghitung hari merubah takdir
Sebab janji pencipta tak kan kemana
Hari kemarin saat bertemu Takdir
Tersungging senyuman berharap ikhtiar
Dengan do’a – do’a yang dipanjatkan
Aku lah sang pembebas takdir itu !!!!
Tak kemarin tak petang tak esok……
Ketika harapan bersatu dengan kenyataan
Tak ada yang bisa dilakukan....
Senyuman tetaplah senyuman …
ia tak kan tertahan dengan kepahitan….
Menoleh kebelakang....sejenak...
agar senyuman tak sekedar tumpahan kegembiraan
belaka...
Harus ada sebait do’a yang mengiringinya
Hari ini kegembiraan menjadi nyata…(23 Desember 2008)
Walaupun bukan tujuan akhir dari sebuah pencapaian
Ia hanya tahapan dari sebuah perencanaan..tuk gapai kemenangan
Do’a – do’a itu…
.sepanjang jalan keikhlasan yang kau bentangkan
Tak bertepi impian agar sepotong harapan menjadi
kenyataan
Takdir – tetaplah takdir……..
Namun ia bisa dirubah dengan kekuatan do’a yang
berbatas
Pada keikhlasan ……
Fitrie Harakie, Sepempang Ranai, 29 Desember 2008
Labels:
PUISI
Thanks for reading Mencari Makna Takdir. Please share...!
0 Comment for "Mencari Makna Takdir"
Mantaap