![]() |
| Awang Harakie |
Karya
: فطري حركي
Awang cerita
mu lalu
Bersembang sembang
kita dibawah jembatan pelabuhan
Tentang cita
ingin mengabdi mendidik anak bangsa
Binar mata
seakan percaya akulah sang penyelamat itu
Tepuk tangan
riuh orang kampung yang cuma stengah kampung
Diarak tujuh kali kelliling surau pakai tandu
keranda...
We must change, we must change, we must
change
Kita harus
berubah..
Mindset, mindset, mindset, kata
mu..
Kau dengar
dari kata orang putih yang barusan kau temui di samping jembatan saat kau lagi
mencangkung...
Awang
semangat mu kini...
Membara bagai
api yang tak mau mati
Meski kayu
mimpi mulai menjadi abu
Di atas
jembatan pelabuhan kita bebual bual
Tentang hari
mu yang mulai terkangkang
Leguh legah
kau didik anak bangsa yang cuma setengah kampung
Tapi sekerat
mereka tumbang dihantam hedonisme lingkungan
Komix, aica
aibon, sprite plus bodrex, apek botak,topi mereng
Itu kelas
kampung...
Kelas diatas
kampunglain lagi,
cafe cafe malam,
hasilkan anak bangsa yang mulai tenteram, dengan kehidupan malam
Sampai sampai
perut betina anak kalahkan emaknya...
Beaaah...
Orang-orang
tua mulai lupa dengan kewajiban saat ikrar mereka dikantor K.U.A
Sibuk dengan
opera dunia...
Atau kita
adalah mereka..
Awang...
Beban itu
mulai ditimpakan...
Sebab pemerintah
sudah berikan kesejahteraan atas keprofesionalan
Undang Undang
Nomor empat belas Tahun dua ribu lima cintanya
Implementasi
dari nomor dua puluh tahun dua ribu tiga
sisdiknas awalnya
Adalah angin syurga...
Tapi adalah
petaka
Saat Tuah mu
awang tak mampu mengimbang
Awang..dihari
guru ini kau tak boleh banyak belagu...
Sebab
masyarakat sdah mulai tahu
makan mu
jarang tempe bacem , atau bilis sambal belacan...
Apalagi nasi
garam digaul nio bekuko...
sebab lesung
rumahmu jarang berbunyi..
Awang
Tuahmu...
Tetaplah mengabdi
mendidik generasi
Tuah
mu..Tuah...ada pada hati yang suci
Tuahmu tuah
ada pada rezeki yang berkah..
Tuah mu
tuah..ada pada jiwa yang teladan
Tuah mu
tuah..ada pada mimpi yang tak pernah mati...
Kita harus
berubah...Awang
Awang....Wang..Wang
Awang
Mindset...
Selamat Hari
Cek Gu...
Meja Putih, 27 November 2017, pukul: 18.11
Labels:
PUISI
Thanks for reading Tuah Awang Guru. Please share...!

0 Comment for "Tuah Awang Guru"
Mantaap