Selingga.com (15/01) Dabo.Seni sastra di Bumi Bunda Tanah Melayu ini
mulai menampakkan kembali geliat nya.Melalui kegiatan pembacaan puisi
dalam “Suara Pemuda Satu” pada peringatan Hari Sumpah Pemuda
sebelumnya,pihak PK KNPI Kecamatan Singkep bersama dengan Pemerintahan
Kabupaten Lingga,telah meluncurkan buku puisi dari acara tersebut.
Sebanyak 12 puisi yang dibacakan langsung oleh pengarang
nya,telah dihimpun menjadi sebuah buku puisi.Termasuk puisi “Mengadu
Kepada Presiden”, karya Bupati Lingga Alias Wello.
Bupati Lingga juga mengapresiasikan penerbitan buku puisi ”
Suara Pemuda Satu”,dan berharap kedepan nya akan banyak melahirkan
bakat-bakat baru bagi generasi pemuda saat ini.
Alias Wello pun melihat kalau kegiatan kegiatan seni-budaya
terkadang tidak rutin karena ketergantungan dengan anggaran.
Penyair Lingga dan pemilik buku puisi “Ladang Hati” Norman
Sulaiman kepada Selingga.com pada Minggu (15/01) tadi turut juga
memberikan apresiasi terhadap terbit nya buku puisi “Suara Pemuda Satu”
ini.
” Alhamdulillah adanya geliat ini,saya bersyukur kepada Allah
bahwa pemuda itu dan KNPI nya sudah menunjukkan diri bagi sastra di
Kabupaten Lingga ini.Sasta di Lingga harus kita naik kan.Karena sastra
juga berasal dari Tanah Melayu.”Kata Norman.
Norman Sulaiman juga menambahkan kalau diri nya berharap
akan banyak sastrawan-sastrawan muda yang lahir dari Tanah Melayu ini.
Dua belas puisi yang di bacakan langsung oleh pengarang nya dalam buku Serapah Deklamator Suara Pemuda Satu adalah :
” Mengadu Kepada Presiden ” Karya : Alias Wello.
” Alamak,Engkau Masih Lunak (pesan,bagi puak negeri) ”
Karya : Agus Norman.
Karya : Agus Norman.
” Ayahanda Ir.Soekarno.”
Karya : Kisan Jaya.
Karya : Kisan Jaya.
” Bercerai Janji Mengikat Sumpah.”
Karya : Said Syahfela.
Karya : Said Syahfela.
” Tidak untuk siapa-siapa.”
Karya : Norman Sulaiman.
Karya : Norman Sulaiman.
” Maut Badik Maut ku.”
Karya : Alang Dilaut.
Karya : Alang Dilaut.
” Hulubalang kan Terbilang.”
Karya : Syaufi Anwar Sabran.
Karya : Syaufi Anwar Sabran.
” Sumpah Bukan Sampah.”
Karya : Irham.YS.
Karya : Irham.YS.
” Kota Bandar.”
Karya : Nofriadi Putra.
Karya : Nofriadi Putra.
” Mimpi Anak Laut.”
Karya : Densy Diaz.
Karya : Densy Diaz.
Labels:
PUISI
Thanks for reading Dua belas puisi dalam Suara Pemuda Satu diterbitkan. Please share...!





0 Comment for "Dua belas puisi dalam Suara Pemuda Satu diterbitkan"
Mantaap