By: Fitrie Harakie
Ini bukan basa basi
ini tentang panca panci..
bukan sekedar panci biasa...
ini panci penhilang nyawa...
ini bukan tentang panci...
tapi tentang penebar benci..
yang di tebar muslimah dengan pakaian Islami...
agar ummat galaunya kumat...
sejak kecil kita beragama didik dengan Al Quran..
tentang adab berkehidupan...
tentang tuduh tak sembarang bunuh..
tentang kemanusiaan dalam kehidupan
meski beda keyakinan tetaplah makhluk tuhan
sebab mereka tak pernah buat kekacauan..
Seperti Rasulullah ungkapkan....
"Barang Siapa Menyakiti Kafir Dzimmi,
Maka Aku (Rasulullah) Akan Menjadi Lawannya di Hari Kiamat" (HR. Muslim).
Ini bukan basa basi
ini tentang panca panci..
bukan sekedar panci biasa...
ini panci penhilang nyawa...
ini bukan tentang panci...
tapi tentang penebar benci..
yang di tebar muslimah dengan pakaian Islami...
agar ummat galaunya kumat...
sejak kecil kita beragama didik dengan Al Quran..
tentang adab berkehidupan...
tentang tuduh tak sembarang bunuh..
tentang kemanusiaan dalam kehidupan
meski beda keyakinan tetaplah makhluk tuhan
sebab mereka tak pernah buat kekacauan..
Seperti Rasulullah ungkapkan....
"Barang Siapa Menyakiti Kafir Dzimmi,
Maka Aku (Rasulullah) Akan Menjadi Lawannya di Hari Kiamat" (HR. Muslim).
“Barang Siapa Membunuh Seorang Kafir Dzimmi,
maka dia
tidak akan mencium bau surga.
Padahal sesungguhnya bau surga itu tercium dari
perjalanan empat puluh tahun”
(HR. An Nasa’i. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa
hadits ini shahih).
"Rasulullah saw. mengecam keras pembunuhan
terhadap kaum wanita dan anak-anak" (HR. Bukhari [3014] dan Muslim
[1744]).
dan bahkan Qalamullah ....
"Bahwasanya, barangsiapa membunuh suatu jiwa,
padahal dia tidak membunuh jiwa atau tidak membuat kerusuhan di permukaan bumi,
maka seolah-olah dia telah membunuh manusia seluruhnya" (al-Maidah: 32).
"Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik
dan
berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangimu karena agama
dan tidak
mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang
berlaku adil" (QS. 60:8).
Sudah cukup bagi kita ....
meyakini bahwa muslim sejati tak akan menyakiti
Muslim sejati tetap melindungi
ini teror bom banci..
pembuat gerah...dengan foto muslimah...
seakan yang taat beragama adalah Monster pencabut nyawa...
padahal..sejarah telah buktikan..
tak satupun Penjajahan atas Dunia Ketiga dilakukan oleh Muslim...
bahkan Indonesia dijajah Belanda ....juga bukan Muslim...
Islam membawa misi kedamaian..tanpa paksaan..apa lagi Pemboman...
disaat moment..mereka akan bergembira tentang Hari Besar Mereka...
Cukuplah Alkafirun sebagai rujukan
tidak ada pesan penghancuran
tetapi penjagaan..tentang penghormatan..hak-hak perbedaan keyakinan
hidup berdampingan...bukan mencampuradukan keyakinan
agar terlihat seperti harmoni...
kalaulah ingin menteror..menghancurkan..merusakakan tatanan Negara indonesia..
Cukuplah aksi 212 sebagai momentumnya...
Agama ini..bertindak bijak seperti lebah..
tak pernah mengganggu jika tidak diganggu
membawa kebaikan dalam kehidupan....
Cukuplah Islam...
Aslama ... menyerahkan diri
Salima... selamat
Sallama....menyelamatkan orang lain
Sallama....menyelamatkan orang lain
Salam... Aman, damai, sentosa.
Labels:
PUISI
Thanks for reading Bukan Basa Panci. Please share...!

0 Comment for "Bukan Basa Panci"
Mantaap